Minggu, 24 Agustus 2008

4,5 Juta

Allhamdulillah akhirnya sampai juga gua kerumah, pas cape-capenya badan habis kerja. Eh tau-tannya gua lihat koran Kompas yang ada di atas meja tamu dirumah dengan headline 4,5 Juta Pengangguran Terdidik . Fiuhhh .... kalo gua pikir 4,5 Juta banyak juga ya , kalo stadion Senayan yang kapasitasnya 100 rb an gitu, berarti jumlah orang yang nganggur ( atawa gak kerja ) ada sekitar 45 biji stadion Senayan. Mau ditaruk mana stadion sebanyak gitu :( .

Banyak ya, sampe-sampe kalau kita mau menghitung jumlah yang ngangur secara manual keburu sekarat kali kita. Tapi bukan itu point nya, kadang gua dapati diri gua pribadi masih suka mengeluh dalam hati mengenai pekerjaan yang gua jalanin, entah itu masalah kerjaannya sendiri, pressurenya, atau mungkin masalah gaji dan gua dapetin beberapa temen gua juga sering mengeluh mengenai gak cocoknya dia sama kerjaan yang di lakonin ( emang wayang ) .

Maaak kalo dipikir lagi gimana kita ( yang bekerja ) merasa beruntung sekali, sementara ada 4,5 Juta saudara kita :
1. Masih jadi beban keluargannya.
2. Gak punya penghasilan tetap.
3. Mondar-mandir sana sini cari kerjaan.
4. Cari utangan, etc

Beruntung banget gak kita, jadi salah satu di luar 4,5 Juta itu ( Coba renungkan, pikirkan dan Syukuri apa yang telah kita dapat ). Kalau kadang kita mengeluh tentang pekerjaan kita yang sekarang ini coba kita pikirkan gimana nasib saudara kita yang 4,5 Juta itu , Maka nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan Qs: Ar-Rahman.

Senin, 07 Juli 2008

Manusia antara doa dan ikhtiar

Seperti timbangan ibaratnya manusia ini, kadang ada kecenderungan sisi yang kanan lebih berat dari sisi yang kiri, tapi ada kalannya juga sisi yang kiri lebih berat dari sisi yang kanan. Seandainya sisi yang kanan lebih berat bobotnya dari pada sisi yang kiri maka Insya Allah akan baik kehidupannya sekaran dan kelak nanti, tapi jika sisi yang kiri cenderung dominan dalam kehidupannya 'na'udzubillah ' jangan sampai kita termasuk yang seperti ini .

Hehe cukup soal timbangannya emang maklum ada jiwa pedagang, jadinya begini suka menimbang-menimbang gitu :D . Allah memang mewasiatkan manusia untuk selalu minta kepada-Nya dari hal yang kecil sampai pada hal yang besar ( karena hal kecil dan besar itu sangat relatif disisi Allah ) , maklum ilmu kita tentang hal yang besar atau kecil hanya sebatas persepsi pengetahuan kita dan belum tentu hal yang besar yang kita hadapi itu besar juga dimata manusia lain sama juga kebalikannya. Disatu sisi yang lain kita juga tidak bisa berlepas dari yang nama sederhannya usaha kalau dalam Islam sering di sebut Ikhtiar, contoh sederhana Kalau kita lapar gak mungkin kan kita hanya berdiam diri aja megharap makanan itu akan datang ke kita paling gak kita mesti jalan dulu ( artinya kita mesti bergerak ) untuk mencari makanan itu .

Kita hendaknya bisa menyeimbangkan antara doa dan ikhtiar kita, dengan mengoptimalkan kedua-keduanya Insya Allah kita bisa mendapatkan apa yang kita mau . Ayo yang mau masuk kuliah ke PTN unggulan , yang mau cari pekerjaan (kar.tetap), yang mau cari jodoh , yang mau kredit motor , yang mau beli tanah , yang mau punya anak atau yang mau nikah lagi ( hehe ini becanda doang )

Selasa, 03 Juni 2008

Yang mana yang Kaya ?

Mmmm ,
Dua hari ini gua baca buku tentang sifat-sifat Allah dan dua hari juga masih di halaman yang sama ( makdudnya coba dipahamin gitu ) . Mau tau ya ???

Yang buat gw penasaran ada salah satu sifat / nama Allah Ghaniy atau Maha Kaya , penjelasan di buku itu sifat ini kurang lebih punya makna berkecukupan , terus dalam buku itu juga disebutin bahwa yang namanya kaya dalam pandangan Al-Quran dan Hadits tidak selalu berkaitan dengan banyaknya harta .

Nah sampe sini bingung gua , kok bisa yaa ?

Berarti banyak orang yang punya mobil berderet , rumah banyak , duit sekarung , deposito dimana-mana belum bisa dikatakan kaya . Katanya (dalam buku itu )orang yang kaya secara materi belum tentu bisa disebut kaya dan orang yang yang tidak kaya secara materi / harta juga gak bisa kita bilang dia tidak kaya , karena lantaran dia gak punya harta sebanyak si kaya materi tadi .

Tapi, setelah gw pikir emang iya ( kalo dikembaliin ke makna awal ) dari kata kaya versi Al Quran yang maknanya cukup tadi . Gua setuju , realitanya emang ada orang yang kelihatan kaya raya tapi kekayaannya itu gak pernah bisa memuaskan dia , yang ada kayak orang tenggelam di lautan , semakin dia minum air laut itu makin haus aja itu orang . Sebaliknya ada orang yang mungkin hidup dalam kesederhanaan , mungkin dia bisa lebih bisa disebut kaya secara bathin karena dia terpuaskan dengan apa yang dia miliki dan apa yang bisa di berikan .

Hehe ini sekadar pendapat gw wallahu 'alam , yang bener dari Allah , kalaupun gw mau kaya paling gak gw minta sama Allah di kasih kaya hati aja deeh ( tapi gak salah juga kalo kaya materi ), biar pas naik Bajaj berasa kayak naik Karimun ,sukur-sukur punya Karimun beneran . Amin.


Written On 13 March 2008

Senin, 19 Mei 2008

Antara Keinginan, Kenyataan dan Harapan

Hiks...hiks ..hiks
Memang hidup dan kehidupan ini sangat menyentuh, sangat banyaknya keinginan-keinginan kita, sangat banyak doa-doa kita. Siang malam selalu terpikir kadang malam siang jadi pikiran, ada saja hal yang 'menyita' pikiran kita.

Waktu gua masih kelas 4 SD punya keinginan dibeliin sepeda
Waktu SMP pengen banget punya Nintendo
Waktu SMP kelas III pengen banget punya pacar ,meski cuma cinta monyet ( monyet punya rasa cinta juga tooh )
Waktu SMA pengen banget kuliah di PTN yang OK
Waktu kuliah pengen banget dapat IPK gede , tapi ada daya dan upaya kemampuan pas-pasan he2x
Habis lulus kuliah pengen bener dapat kerja, tapi ternyata gak langsung datang gitu aja
Sudah dapat kerjaan , pengen lagi cari kerjaan dengan gaji yang OK + status OK juga
Sudah dapat kerja yang OK, ingin nikah dan banyak keinginan yang lain

Ternyata banyak banget ya keinginan gua , dan gua pikir gak jauh beda dengan yang lain bahwa setiap manusia ada keinginan-keinginan. Tapi kadang kita mesti realistis gak semua keinginan itu bisa kita dapat secara instan menjadi kenyataan . Kadang butuh proses dan proses ini bisa macam-macam, kadang ada hikmah juga dibalik proses itu yang memang kita gak tau atau memang belum tau .

Tapi itulah hidup yang mesti kita jalanin dan kalaupun kita mau bahagia dengan keinginan-keinginan kita, kadang kita juga mesti berpikir dan bertindak sesuai dengan apa yang di inginkan oleh creator kita Allah SWT.

Sabtu, 10 Mei 2008

VICTOR

Sosok ini orang besar dari segi fisik cukup berisi terus dengan potongan rambut gaya ABRI , orangnya ramah dan murah senyum, setiap kali dia bertemu orang senyumannya tidak pernah lepas dari bibirnya meskipun sosok fisik terlihat angker. Pak Victor biasa gua manggilnya dia putra kelahiranan Flores dengan kulit yang khas hitam dan kalau dia berjalan seolah-olah mantap langkahnya sambil gak lupa dia sapa orang yang di temuin.

Suatu saat gua sempet ngobrol sama dia dan dari pembicaraan kita ini terlihat kualitas dirinya beliau, meskipun dia bekerja sebagai Security tapi jauh di dalam dirinya ada suatu yang berharga yang bisa diambil pelajarannya. Gua waktu itu ngobrol mengenai pekerjaan, penghasilan dan jabatan , Pak Victor cerita ada kenalanya beliau 'seorang penanggung jawab' yang bekerja di Metro TV . Begitu beliau sebutkan namanya gua sudah tau orang tersebut dan memang orang yang diceritakan tersebut orang yang penting di Metro TV. Pak Victor cerita bahwa ternyata orang tersebut sudah tidak kerja lagi di Metro TV karena kesibukannya yang tinggi dan merasa ketenangan hidupnya sudah terusik, dimana kadang kala di hari libur yang semestinya bisa digunakan untuk beristirahat dan berkumpul dengan keluarga akhirnya terusik dengan urusan pekerjaan yang tidak habis-habisnya. Sampai akhirnya orang Metro TV ini terpaksa hengkang dari tempat dia bekerja.

Yang menarik saat gua ngobol dengan Pak Victor dia bilang dengan tetap gak lupa senyumanya " Sebetulanya kita kerja itu bukan hanya untuk uang , tapi ada kalanya kita bekerja juga untuk ketenangan pikiran dan ketenangan hati kita " . Mungkin dia mau coba bilang kalo ketenangan dalam pekerjaan itu kebutuhan , seperti layaknya kita butuh akan makan dan minum untuk bisa hidup . Mantap Pak Victor.

Sabtu, 19 April 2008

Allah Mendengar Doa Kita

Gua punya seorang sahabat, sahabat dari gua waktu masih sekolah di SMA Triguna sampai sekarang ( tapi sekarang sudah jarang banget kita keep kontak ) maklum sudah ada yang punya . Semenjak dia nikah gua memang jaga jarak untuk komunikasi sama dia , gak enak sama suaminya gua takutnya ntar ada 'konslet' . Tapi setelah pernikahanya dia ( namanya Desy ) dia sempet cerita ke gua, satu hal yang gak bisa gua lupakan .

Desy ini punya kebiasaan setiap dia punya keinginan dia catat di buku notenya dan hal ini memang sudah dia lakukan dari lama bahkan setelah menikah aja kebiasaan dia nulis di buku notenya tetap dia lakonin. Sampe akhirnya dia bilang sama gua bahwa ternyata semua keinginan dia yang ditulis di notenya itu , semua bisa terwujud . Sampe -sampe dia bilang keinginan dia mau nikah ketika usia dia 27 tahun saja bisa bener-bener terjadi , sambil agak sedikit sedih (kedengaran dari suara dia ngomong ) dia bilang ' Hen ternyata Allah menjawab semua doa-doa gua ' . Wah denger dia ngomong gitu makin merinding gua dan speechless ( menurut gua ini pengalaman yang luar biasa ) .

Jadi keingat wasiatnya Allah ' Berdoalah kepada -Ku niscaya akan Kuperkenankan bagimu ... Qs Al- Mu'min 40:60 '. Bagi gua cerita Desy ini seperti penggalan dari kebenaran tulisan Allah di alam semesta ini , semoga ini bisa menjadi pelajaran yang berharga buat gua khususnya dan buat siapa saja yang mau mengambil hikmah dalam setiap perjalanan kehidupan ini. Jangan pernah berhenti 'meminta' sama Allah karena kita gak tau bisa saja permintaan kita dikabulkan ALLAH hari ini atau mungkin besok atau bisa jadi untuk bekal di hari akhirat kelak . Wallahu 'alam

Rabu, 16 April 2008

Mestakung

Beberapa hari ini gua ikut program orientasi di sebuah operator telekomunikasi yang terkenal, di hari pertama gua pada sesi awal yang dibawain Bapak Indar Atmanto selaku Direktur Utama beliau memaparkan rahasia suksesnya beliau . Yang buat gua tertarik bukan dari kesuksesannya beliau , tapi sebuah kata yang unik , aneh dan baru pertama gua dengar yaitu Mestakung . Gua berpikir apa yaa Mestakung ini . Dan pertanyaan ini baru terjawab hari ini , ternyata Mestakung itu kepanjangan dari Semesta Mendukung . Intinya suatu konsep yang menyatakan ' saya yakin saya bisa ' . Wah begitu tau ini istililah gua pikir bagus juga nih namanya dan makna arti kata Mestakung ini . Sebuah konsep yang menyatakan bahwa dukungan dari semesta untuk kita keluar dari krisis .

Mulai ada pertanyaan yang mengelitik dari pikiran gua . Memang yang punya semesta Alam siapa ya ? trus Apa iya sedemikian benarnya bahwa teori Mestakung dapat membawa kita keluar dari setiap krisis . Bukan bermaksud untuk melihat mana yang benar / salah tapi keyakinan gua sebagai muslim buat gua mesti menulis ini . Ada kata yang sering seorang muslim ucapkan ketika dia menerima karunia , rejeki , kebaikan umumnya mereka akan berucap Allhamdulillahirabbil 'alamin . Nah kata Rabbil'alamin itu kalau diterjemahkan punya makna Tuhan Semesta Alam , tentunya kalau kita kembalikan lagi siapa Tuhan kita pasti kita akan setuju bahwa Allah adalah tuhan kita . Kalau kita kembalikan keperyataan Allah lah pemilik
semesta alam , maka konsep Mestakung tadi [maaf] terlihat hambar . Karena sesungguhanya keyakinan yang paling tepat adalah kita meyakini dukungan itu datangnya dari Allah pemilik semesta alam ini dan isinya . Sekadar sharing, Allah yang paling tau yang benar dan kesalahan datang dari saya , mohon maaf.