Senin, 07 Juli 2008

Manusia antara doa dan ikhtiar

Seperti timbangan ibaratnya manusia ini, kadang ada kecenderungan sisi yang kanan lebih berat dari sisi yang kiri, tapi ada kalannya juga sisi yang kiri lebih berat dari sisi yang kanan. Seandainya sisi yang kanan lebih berat bobotnya dari pada sisi yang kiri maka Insya Allah akan baik kehidupannya sekaran dan kelak nanti, tapi jika sisi yang kiri cenderung dominan dalam kehidupannya 'na'udzubillah ' jangan sampai kita termasuk yang seperti ini .

Hehe cukup soal timbangannya emang maklum ada jiwa pedagang, jadinya begini suka menimbang-menimbang gitu :D . Allah memang mewasiatkan manusia untuk selalu minta kepada-Nya dari hal yang kecil sampai pada hal yang besar ( karena hal kecil dan besar itu sangat relatif disisi Allah ) , maklum ilmu kita tentang hal yang besar atau kecil hanya sebatas persepsi pengetahuan kita dan belum tentu hal yang besar yang kita hadapi itu besar juga dimata manusia lain sama juga kebalikannya. Disatu sisi yang lain kita juga tidak bisa berlepas dari yang nama sederhannya usaha kalau dalam Islam sering di sebut Ikhtiar, contoh sederhana Kalau kita lapar gak mungkin kan kita hanya berdiam diri aja megharap makanan itu akan datang ke kita paling gak kita mesti jalan dulu ( artinya kita mesti bergerak ) untuk mencari makanan itu .

Kita hendaknya bisa menyeimbangkan antara doa dan ikhtiar kita, dengan mengoptimalkan kedua-keduanya Insya Allah kita bisa mendapatkan apa yang kita mau . Ayo yang mau masuk kuliah ke PTN unggulan , yang mau cari pekerjaan (kar.tetap), yang mau cari jodoh , yang mau kredit motor , yang mau beli tanah , yang mau punya anak atau yang mau nikah lagi ( hehe ini becanda doang )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar